<![CDATA[Sekolah Alam Cikeas - Events]]>Fri, 02 Oct 2020 20:46:34 +0700Weebly<![CDATA[Display Exhibition]]>Thu, 14 Nov 2019 17:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/events/display-exhibitionSD Sekolah Alam Cikeas
Selama sepekan siswa-siswa di kelas mengadakan Display Exhibition. Mereka sengaja mengundang orang tua mereka untuk datang ke kelasnya. Orang tua berkunjung ke kelas dan melihat-lihat display pembelajaran yang ada di kelas. Siswa menjelaskan display pembelajaran kepada orang tua mereka masing-masing.

Siswa memandu orang tua mereka mengelilingi kelas, menjelaskan satu persatu display yang terpasang, dan menjelaskan rutinitas harian mereka. Siswa menunjukkan hasil karyanya kepada orangtua. Display yang ditampilkan beraneka ragam, ada yang digantung, ditempel di dinding, di lantai, di tiang saung dan diletakkan di meja. Displaynya pun ada berbagai macam bentuk, ada yang berbetuk media percobaan, 2D, 3D, dan gigantic (ukuran besar). Orang tua pun diberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan atau mengetes pemahaman siswa akan pembelajaran di kelas.
Melalui kegiatan ini, kemampuan berkomunikasi siswa menjadi terlatih, siswa pun menjadi lebih percaya diri.
]]>
<![CDATA[​Panen Bunga Matahari]]>Thu, 14 Nov 2019 17:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/events/panen-bunga-matahariSD Sekolah Alam Cikeas
Sejak awal tahun ajaran kami sudah menanam benih bunga matahari yaitu tepatnya bulan Juli. Setelah menunggu kurang lebih tiga bulan, akhirnya bunga matahari bermekaran satu per satu sehingga kami bisa menikmati keindahan kebun bunga matahari.

Selama kurang lebih satu bulan, bunga matahari mekar dengan indahnya hingga akhirnya kelopaknya mulai rontok, dan kepala bunganya mulai merunduk. Hal ini menandakan bahwa biji bunga mataharinya sudah berbobot berat dan memasuki tahap siap dipanen.
Momen ini dimanfaatkan oleh siswa-siswa SD Sekolah Alam Cikeas untuk memanen biji bunga matahari bersama-sama. Siswa memotong tangkai bunga matahari yang telah merunduk, lalu mereka duduk bersama-sama dalam sebuah kelompok. Mereka bekerja sama memipil biji Bunga matahari atau yang biasa disebut koaci.
“Ibu, koaci ternyata dari bunga matahari ya?”
“Ibu, ini bisa langsung di makan tidak?”
“Pak, dari satu bunga nanti bisa jadi ratusan bunga pak?”
“Bu, koaci yang dibeli di ****mart kalau ditanam bisa berbunga tidak?”
Keriuhan tanya jawab berlangsung sambil siswa-siswa memipil biji bunga matahari, disitulah materi pelajaran pun disisipkan oleh para fasilitator.
]]>
<![CDATA[Pasar KEMIS]]>Fri, 09 Nov 2018 03:15:21 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/events/pasar-kemis
Pasar KEMIS  (singkatan dari KEgiatan prograM unIt agribisniS) merupakan program dari salah satu unit kegiatan siswa, yaitu Unit Agribisnis Sekolah Alam Cikeas (SAC). Tujuan dari program ini yaitu memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar beragribisnis. 
Pasar Kemis kali ini diadakan hari Kamis, tanggal 4 Oktober 2018, bertepatan dengan pembukaan Open House Sekolah Alam Cikeas.

Peserta pasar KEMIS mulai dari Play Group hingga Sekolah Menengah Pertama. Komoditas yang di jual sangat beragam. Setiap kelas punya stand sendiri-sendiri yang menjual sayur mayur, buah-buahan, serta olahan hasil pertanian yang berbeda.  Ada yang menjual paket lalapan, kangkung, cabai, bayam, bawang merah, bawang putih, tomat, kacang tanah, tempe, tahu, oncom, minuman sereh, daun mint, sirih gading, rosemary, bunga pukul 8,  selada, wortel, rempah-rempah dan lain-lain.

Antusiasme dari orang tua untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini begitu tinggi. Para pembeli diharuskan membawa kantong belanja sendiri. Hal ini bertujuan untuk mengurangi sampah plastik.  Dalam beberapa menit, transaksi jual beli berlangsung cepat dan ramai. Ada kebanggaan tersendiri bagi siswa setelah produknya terjual. Terus bertumbuh dan berkembang siswa siswi SAC.

Sampai jumpa di pasar KEMIS berikutnya.(TWB)
]]>
<![CDATA[Say No to Drugs]]>Sun, 14 Oct 2018 17:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/events/say-no-to-drugs
​Senin, 15 Oktober 2018 Sekolah Alam Cikeas mengadakan seminar mengenai bahaya Narkoba yang diisi oleh Dr.Aishah Dahlan sebagai pakar ahli narkoba. Seminar kali ini diadakan untuk siswa/i kelas 6,7,8,9, dan 10 Sekolah Alam Cikeas. 
Seminar ini juga diisi dengan penampilan teater atau roleplay oleh kakak-kakak dari komunitas ‘Cukup Gue’. Kakak-kakak dari komunitas tersebut adalah mantan pengguna narkoba yang sudah pulih, namun belum bisa keluar dari tempat rehabilitasi. Mereka membuat band sendiri yang terdiri dari 7 orang. Enam laki-laki dan satu perempuan.

NARKOBA. Apasih Narkoba itu? Narkoba adalah singkatan dari Narkotika Psikotropika dan Bahan Adiktif Lainnya, atau biasa disebut Napza (Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya). Apakah rokok termasuk Narkoba? Rokok merupakan bagian dari BA (bahan adiktif) dari Narkoba. Lalu bagaimana dengan Alkohol? Sama halnya dengan Rokok, ia termasuk Bahan Adiktif.

Pada acara ini, siswa/i juga dijelaskan mengenai berbagai jenis narkoba. Ada apa saja sih jenis-jenis narkoba itu? Pertama, ada ganja atau Canabis Sativa. Ganja tidak sepenuhnya buruk, karena masih digunakan untuk mengatasi beberapa penyakit diantaranya kanker stadium 3 dan 4 juga penyakit epilepsi atau kejang. Saat orang memakainya ia akan tertawa sendiri, keseimbangan hilang, napsu makan meningkat, mata memerah, dan bicara cadel. Dan saat putus zat, ia akan merasakan lemas, bingung, mengantuk dan gangguan jiwa. Menurut pengakuan dari para mantan pengguna, saat pertama kali memakan narkoba, yang dirasakan adalah pusing dan mual.

Selanjutnya yaitu Sabu. Sabu adalah narkoba yang sedang ramai di Indonesia. Salah satu efek saat memakainya adalah dehidrasi, gelisah, mata mendelik, sulit tidur, aktif bebenah dan memainkan benda. Lain lagi ketika putus zat, pengguna akan merasakan paranoid, dapat mencelakakan diri sendiri dan orang lain, impotensi hingga memiliki pemikiran untuk bunuh diri.

Yang lebih seram lagi adalah narkoba jenis Opium. Saat memakainya, orang akan mengalami rasa ngantuk, gatal-gatal, dan berbicara cadel. Dan saat yang paling mengerikan adalah saat putus zat, pengguna akan merasakan menggigil kedinginan, diare perkepanjangan, hidung meler hingga nyeri seluruh tubuh. Nyeri yang dialami sama seperti kuku yang dicabut. Untuk mengatasinya, pengguna akan memakai lagi dengan dosis yang lebih tinggi. Sekali tidak memakai, pengguna akan mengalami hal yang sama seperti saat putus zat.

Ternyata, sekarang ada narkoba jenis baru yaitu jenis kotoran sapi. Narkoba jenis ini digunakan sebagai inhalan yang dapat menyebabkan sang pengguna berkhayal, sama seperti menggunakan lem atau bensin.

Tidak lupa, dalam acara ini siswa/i juga dijelaskan mengenai komplikasi yang terjadi pada mantan pengguna narkoba seperti kerusakan organ, komplikasi mental (Apatis dan gangguan kejiwaan), memori jangka pendek terganggu, kehilangan kepercayaan keluarga, dan HIV.

Terakhir, sebagai penutup kakak-kakak dari komunitas Cukup Gue, mengajak siswa/i bernyanyi bersama. Siswa/i terlihat bergembira dan bernyanyi bersama. Pesan dari kakak-kakak ini adalah “Cukup Gue yang Kena” dan pastinya, Say No To Drugs!”
]]>
<![CDATA[Workshop Komunikasi Pasangan]]>Thu, 06 Sep 2018 17:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/events/workshop-komunikasi-pasangan
​Berkesempatan membangun keluarga merupakan nikmat Tuhan yang selayaknya dirawat dan dijaga. Maka tepat sekali jika dikatakan bahwa kokohnya bangunan rumah tangga sangat ditentukan oleh Ayah dan Bunda sebagai pondasi utamanya.
Hubungi Via Whatsapp

Materi lanjutan dari  Workshop Enlightening Parenting kali ini bertema Ayah Bunda, Partner Kerja Sehati Sepanjang Masa.

Yang akan membahas teknis kerja dalam rumah tangga agar semakin solid dan kokoh serta siap menghadapi tantangan di zaman now.

Bersama Tim Sharing Enlightening Parenting : 
Juliana Dewi & Sutedja E. Saputra 

Hari/Tanggal: Sabtu, 15 September 2018  
Tempat : Sekolah Alam Cikeas 
Waktu : 08.30 - 12.00 WIB
Telepon/ Wa: 
  • Tio: 081289403310 
  • Dida: 081317525440

Biaya :  
Orangtua SAC,
      100 ribu/orang
      180 ribu/pasangan

Umum: 
      125 ribu/orang
      240 ribu/pasangan

Peserta terbatas 30 pasangan atau 60 orang.
]]>
<![CDATA[Workshop Mengelola Emosi]]>Thu, 16 Aug 2018 17:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/events/workshop-mengelola-emosi
​Tuhan memberikan anugerah emosi kepada manusia sehingga kita bisa berekspresi. Emosi ini ada yang positif, seperti senang, bahagia, antusias, dll. Ada juga emosi negatif, seperti  marah, galau, sedih, tidak percaya diri, dll. 

Yuk ikuti Workshop “MENGELOLA EMOSI” 
Bersama : Juliana Dewi, dkk. (Tim Sharing Enlightening Parenting) 
Contact Whatsapp
Hari/Tanggal: Sabtu, 25 Agustus 2018  
Tempat : Sekolah Alam Cikeas 
Telepon/ Wa: 
       Tio: 081289403310 
       Dida: 081317525440
Biaya : 100 ribu (Orangtua SAC) 
                   125 ribu (umum)

Ini merupakan program lanjutan dari Seminar Enlightening Parenting yang telah dilakukan pada Februari lalu.
Pada workshop ini akan dibahas cara kita mengelola emosi baik itu positif maupun negatif, sehingga kita dapat mengekspresikannya dengan tepat. Akan dibahas juga emosi yang timbul akibat keyakinan yang tidak memberdayakan.  Misalnya “ Saya ini pemalas, Saya ini pemarah, Saya ini tidak bisa bicara di depan orang banyak, dll” yang membuat diri kita kurang berdaya. Dibahas juga bagaimana teknik menyelesaikan konflik dengan orang lain sehingga bisa menemukan solusi agar masalahnya bisa selesai.

Buat para orangtua, pendidik, pekerja, ini saatnya “me time dan look in”. Mari mengenal diri sendiri, sehingga hubungan dengan anak, pasangan, siswa, rekan kerja akan jauh lebih baik.

Peserta terbatas 50 orang
]]>
<![CDATA[Digital Parenting]]>Fri, 04 May 2018 02:33:50 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/events/digital-parenting
Digital Parenting, Sekolah Alam Cikeas
​143 juta orang telah terhubung jaringan internet sepanjang tahun 2017, setidaknya begitu menurut laporan teranyar Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Internet tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari anak muda zaman sekarang. Sebanyak 49,52 persen pengguna internet adalah mereka yang berusia 19 hingga 34 tahun. 
Di posisi kedua, sebanyak 29,55 persen pengguna internet Indonesia berusia 35 hingga 54 tahun. Remaja usia 13 hingga 18 tahun menempati posisi ketiga dengan porsi 16,68 persen. Terakhir, orang tua di atas 54 tahun hanya 4,24 persen yang memanfaatkan internet. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa kita berada di dalamnya, termasuk anak-anak dan lingkungan sekitar kita.

​Di era teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini, cukup sulit jika kita tidak memperbolehkan anak sama sekali bermain gadget. Alih-alih bermaksud mencegah dampak buruk yang ditimbulkan, hal tersebut justru akan membuat anak merasa terkucilkan dari pergaulan. Mendalami dunia digital seharusnya bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bagian dari parenting agar kita tetap mampu memahami apa yang disukai anak-anak.


Pertanyaan untuk kita sebagai Ayah, Bunda, dan Guru adalah “Apakah pola asuh dan ajar kita sudah menyesuaikan dengan kebutuhan anak-anak kita?”.

Sebenarnya, ada acara yang lebih praktis, efektif, dan baik untuk mengatur pemakaian gadget pada anak, yaitu melalui digital parenting. Untuk itu, Sekolah Alam Cikeas menghadirkan Seminar dan Workshop dengan tema “Effective Parenting in Digital Era” bersama Pak Dwi Ishak, seorang IT Guy dan Parenting Enthusiast, dan juga Fadhil Mas Ghufron, seorang Transformational Educator.

Seminar dan Workshop ini akan membantu Ayah/Bunda dalam mengoptimalkan kehadiran teknologi untuk meningkatkan kualitas komunikasi dengan anak-anak, serta tips & trik agar aman berselancar dalam menggunakan teknologi informasi.

Seminar dan Workshop Digital Parenting ini terbatas hanya untuk 50 orang pendaftar pertama.

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi
021-823 1985
atau klik tombol di bawah ini untuk daftar langsung Via WA
]]>
<![CDATA[Enlightening Parenting]]>Thu, 01 Mar 2018 17:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/events/enlightening-parenting
​Interactive Seminar at Sekolah Alam Cikeas
The Secret of Enlightening Parenting
Kiat-kiat Mengasuh Generasi Tangguh, Menjelang Generasi Gemilang 

👉With Okina Fitriani👈
📆 Saturday, 10 of March 2018
🕰 08.00 – 12.00 am
🏠 Function Room Sekolah Alam Cikeas

Kontribusi Peserta : 
100 K (SAC's Parents)
130 K (Public)

📒Gift:
- Seminar Kit
- Snack & Lunch

📞 Contact:
081289403310   Julis
081317525440   Dida
Hubungi Via Whatsapp
]]>