<![CDATA[Sekolah Alam Cikeas - Kelas 2]]>Sun, 08 Nov 2020 21:53:28 +0700Weebly<![CDATA[Belajar Jarak Jauh]]>Sat, 18 Apr 2020 16:51:30 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/kelas-2/belajar-jarak-jauhPicture
Kegiatan pembelajaran di sekolah untuk sementara waktu diliburkan terlebih dahulu, mengingat kondisi negara kita sedang mengalami pandemi virus covid-19. Tidak ada kegiatan pembelajaran di sekolah bukan berarti anak-anak libur dan tidak belajar.

kami (para Fasilitator Kelas) sudah menyiapkan berbagai materi dan bahan ajar selama anak-anak belajar di rumah. Dengan koordinasi yang baik, kegiatan belajar jarak jauh ini berjalan lancar.

Para siswa SD 2 Pulisan, Nirwana dan Baloiya atau disingkat SD 2 ANNABA belajar berbagai hal selama di rumah, bukan hanya materi pelajaran seperti pada umumnya, kali ini anak-anak berkesempatan untuk belajar banyak hal seperti: belajar bagaimana cara terhindar dari covid-19, membiasakan hidup bersih dan sehat serta belajar tentang berbagai keterampilan hidup seperti pembiasaan hidup mandiri dengan merapihkan tempat tidur sendiri, menyiram tanaman, ikut membantu pekerjaan orangtua dan lain sebagainya.

Disela-sela kegiatan pembelajaran jarak jauh ini, para faslas menyempatkan untuk membuat sebuah quiz diperuntukkan untuk mengisi waktu anak-anak selama berada di rumah, tujuannya sebagai media belajar sekaligus menghibur rasa suntuk dan bosan anak-anak selama belajar di rumah.

Beruntung saat ini telah tersedia teknologi video call yang dapat mendukung proses belajar jarak jauh ini. Betapa senangnya para fasilitator dan para siswa saat bisa bertatap muka dan melepas rindu setelah beberapa hari tidak bisa belajar bersama di dalam kelas. Proses belajar dengan media video call terasa sangat berguna dalam situasi seperti ini, dimana fasilitator dan siswa dapat berinteraksi saling tanya jawab tetang pelajaran, kegiatan harian, tugas tugas keterampilan dan pemberian motivasi untuk menjaga semangat belajar, beribadah dan menjaga kebersihan. Kegiatan ini dijadwalkan setiap hari untyk setiap kelompok di kelas.

Dengan bantuan teknologi video call ini kegiatan konsultasi orang tua murid dengan fasilitatorpun dapat berjalan dengan lancar. Meskipun tidak lebih baik dari bertatap muka langsung namun hal ini sudah dapat terlaksana dengan sangat baik
]]>
<![CDATA[​Hai selamat datang di SD 2 Pulisan!]]>Tue, 12 Nov 2019 17:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/kelas-2/hai-selamat-datang-di-sd-2-pulisanPicture

Pada tahun ajaran 2019/2020, Sekolah Alam Cikeas mengambil tema pantai untuk nama kelas. Kami akan menceritakan tentang Pantai Pulisan yang menjadi nama kelas kami ya!  

Pantai Pulisan terletak di Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pantai ini terletak kurang lebih 2 jam perjalanan dari kota Manado arah ke Likupang Timur. Seakan memiliki magnet, Pantai Pulisan dapat menarik masyarakat untuk menikmati sajian alam dengan berbagai pesonanya.

Pantai Pulisan merupakan pantai yang memiliki pasir pantai yang indah, bebatuan yang eksotis serta bukit savana yang memukau. Pantai Pulisan juga memiliki pasir putih yang halus dan juga memiliki ombak yang tenang menjadikan rasa aman bagi pengunjung yang mau berenang. Selain itu, di sebelah barat pantai terdapat juga wisata hutan lindung dengan aneka ragam pohon yang berusia  ratusan tahun, yang menjadi daya tarik pengunjung.

Kami SD 2 Pulisan, terdiri dari 16 siswa dan 6 orang siswi dengan 2 pendamping fasilitator serta 2 pendamping shadow teacher. Inilah kami keluarga besar SD-2 Pulisan: Abyan, Fadlian, Aika, Akhindra, Akira, Almer, Ardy, Dejandra, Zidane, Iban, Hasna, Kean, Alif, Fathir, Nabiel, Nadia, Argy, Noah, Jasmine, Qeiz, Quinne, dan Zahwa. Dan juga pendamping fasilitator kami ada bu Isti dan bu Mira, serta ada pendamping Shadow Teacher ada bu Nia dan bu Anis.

Itulah kami SD 2 Pulisan. Semoga di tahun ajaran baru ini kami bisa kompak selalu dan bisa belajar bersama dengan baik, sehingga kami memilki pengAlaman yang menyenangkan dan juga bisa belajar bersama.
]]>
<![CDATA[Hai selamat datang di SD 2 Baloiya!]]>Tue, 12 Nov 2019 17:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/kelas-2/hai-selamat-datang-di-sd-2-baloiyaPicture
Pada tahun ajaran 2019 – 2020 ini, nama-nama kelas di Sekolah Alam Cikeas diambil dari nama pesisir atau pantai di Indonesia. Kelas kami memilih nama BALOIYA.
Tahukah kalian apa itu Baloiya?

Baloiya adalah nama pantai yang terletak di Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Untuk mengunjungi Pantai Baloiya, wisatawan harus terbang terlebih dahulu menuju ke Makassar. Kemudian sampai di Kota Tanjung Bira, dan menyebrang menggunakan kapal feri selama dua jam penuh untuk sampai ke Pulau Selayar dan menikmati keindahan Pantai Baloiya.

Pemandangan batu ditengah pantai yang bagian atasnya ditumbuhi oleh tanaman asoka berlatar belakang pemukiman penduduk nelayan pesisir tradisional menjadi sebuah daya pikat yang eksotik luar biasa di bibir pantai Baloiya. Sementara pasir putih lembut selembut salju yang terhampar luas di sepanjang pesisir Baloiya memungkinkan pengunjung untuk berjemur dan tinggal berlama-lama menikmati terik panas matahari pagi. Bahkan, para pengunjung juga dapat melakukan aktivitas berenang, menyelam, snorkeling, memancing, dan berjemur.

Inilah kami dari SD 2 Baloiya:
Halwa, Ameera, Aria, Sekar, Cavin, Danen, Frederick, Kanzun, Keenan, Bibib, Atsal, Mako, Fathir, Gibran, Ben, Fauzan, Panca, Radit, Raine, Ruby, Thariq, dan Wastu.

Fasilitator kami adalah Bu Sintha, Pa Hadi dan Bu Asyiah.
Semoga di tahun ajaran baru ini kami bisa kompak selalu dan bisa belajar bersama dengan baik, sehingga kami memilki pengALAMan yang menyenangkan dan juga bisa belajar bersama. 
]]>
<![CDATA[SD2 Gogo Rancah]]>Mon, 22 Oct 2018 03:55:03 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/kelas-2/sd2-gogo-rancah
"SD2 Gogo Rancah Are You Ready?"
 
Pada tahun ajaran 2018-2019 ini nama-nama kelas di Sekolah Alam Cikeas diambil dari istilah pertanian. Kelas kami memilih nama GOGO RANCAH.
Tahukah kalian apa itu Gogo Rancah?
Gogo Rancah adalah sistem budidaya tanaman padi. Selain ditanam pada lahan sawah, tanaman padi juga bisa dibudidayakan pada lahan kering. Pada sistem budidaya padi gogo rancah kita bisa anggap tanaman ini sama seperti tanaman palawija. Sehingga kebutuhan air pada tanaman ini sangatlah minim. Sistem budidaya gogo rancah ini biasanya dilakukan pada tanah kering atau tanah tadah hujan.

Sama halnya dengan Gogo Rancah meski ditanam di lahan yang kering padi masih bisa tumbuh sehingga dapat bermanfaat untuk semua orang. Begitupun dengan siswa-siswi SD 2 Gogo Rancah walau dalam keadaan tersulit sekalipun semangat kami sama dengan padi gogo, yang akan selalu terus tumbuh untuk belajar demi cita dan impian agar dapat bermanfaat bagi semua orang dan bisa menjadikan Indonesia negara yang lebih hebat.

Inilah kami dari SD 2 Gogo Rancah :
Kiya, Aleeka, Emilio, Azka, Brando, Cheryl, Chris, Endra, Diva, Ali, Irfan, Keenan, Kevin, Hikam, Kavindra, Rafi, Fiqa, Alya, Javas, Radit, Razka, Reistar, Rizki, dan Viory.

Fasilitator kami adalah Bu Septi, Bu Yumna dan Bu Vivi.
]]>
<![CDATA[SD2 Palawija]]>Mon, 22 Oct 2018 03:43:52 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/kelas-2/sd2-palawija
Apa kabar SAC ?... “Jiwaku.. ragaku… pikiranku sehat luarrr biasaa…”
Anak hebat SAC ?... “berani… menghargai… cerdas dan bertanggung jawab….”

Yel-yel yang selalu kami ucapkan di kelas Palawija saat buka kelas…. Yeaay tahun ajaran barupun sudah dimulai kami sangat bergembira dan tidak sabar menanti kelas, teman dan faslas baru kami. Kami pun akhirnya dipertemukan di kelas Palawija.

Ibu Faslasnya adalah Bu Irma dan Bapak Faslasnya Pak Adi. Jumlah kami sebanyak 25 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan.

Teman-teman tahukah kalian arti dari Kelas Palawija itu ?......
Menurut faslas kami, Palawija itu berarti tanaman pengganti. Istilah Palawija berkembang diantara para petani di Pulau Jawa untuk menyebut jenis tanaman pertanian selain Padi. Tanaman pertanian yang biasa disebut sebagai palawija adalah : jagung, ubi, wortel, mentimun, singkong, kentang, kedelai, kacang hijau, kacang panjang, oyong, dan talas.
 
Kamipun sudah tidak sabar mengikuti pengALAMan seru di Kelas PALAWIJA ini. Jadi tunggu berita kami selanjutnya yahh teman-teman!
 
Salam kami,
Sahabat Kecil  SD-2 PALAWIJA 
]]>
<![CDATA[Pengalaman Seru]]>Thu, 11 Oct 2018 02:00:00 GMThttps://sekolahalamcikeas.sch.id/kelas-2/pengalaman-seru
Kegiatan Outing merupakan pembelajaran di luar kelas yang bisa menambah pengetahuan serta pola pikir siswa. Outing merupakan media yang paling efektif dan efisien dalam menyampaikan suatu ilmu pelajaran bukan hanya dari teori saja, 
kebenaran dan bukti nyata di lapangan perlu kita ketahui. Kegiatan ini sudah kami sesuaikan dengan tema pembelajaran di sekolah “Outdoor Activity” yang bertujuan memberikan pengalaman baru untuk siswa SD 2 Sekolah Alam Cikeas tentang aktivitas edukatif di luar lingkungan sekolah.

Pembelajaran mengenal lingkungan sekitar mulai ditanamkan sejak dini. Hal ini sebagaimana yang dilakukan SD 2 Sekolah ALam Cikeas, Senin (10/9) pagi, para siswanya melakukan kegiatan Outing ke Rumah Perubahan Rhenald Kasali yang beralamatkan di Jalan Mabes 2 No.5 Rt.03 RW.01 Jatimurni, Pondok Melati Kota Bekasi Jawa Barat.

Kali ini mereka (red, siswa) diajak mengenal lebih dekat berbagai macam jenis tanaman dan pepohonan yang tumbuh di sekitar lokasi serta manfaatnya. Kegiatan memanen tanaman sayur kangkung menjadi sebuah pengalaman baru yang dapat mereka rasakan langsung saat berkegiatan. Di sana mereka juga mendapatkan pengalaman baru tentang cara mengolah kedelai dari proses awal hingga menjadi tempe. Salah satu kegiatan yang paling diminati siswa adalah kegiatan memandikan hewan kerbau secara bersama-sama. Beberapa permainan seru ketangkasan seperti balap karung, memasukkan bola serta labirin menambah keseruan.

Saat tiba di lokasi, kami disambut ramah oleh para kakak yang nantinya akan memandu kegiatan Outing. Para siswa dibagi menjadi 6 kelompok yaitu Kelompok Kecapi, Kweni, Buni, Matoa, Srikaya dan Nangka. Setiap kelompok terbagi menjadi 10 orang dengan didampingi oleh seorang pemandu. Saat memulai kegiatan siswa bersama kelompoknya mengikuti instruksi pemandu. Disetiap kegiatan yang siswa ikuti, siswa mendapatkan pengalaman baru dan tentunya keseruan serta kekompakan di setiap kelompok. Saat pulang siswa membawa hasil panen berupa sayur kangkung dan tempe hasil olahan siswa di rumah tempe. Semoga kegiatan outing SD 2 dapat bermanfaat untuk para siswa dan tentunya menjadi sebuah pengALAMan baru untuk mereka. (JMF) 
]]>