Pelatihan Panca Waluya di Sekolah Alam Cikeas
Sebagai langkah nyata, Sekolah Alam Cikeas (SAC) menggelar pelatihan karakter Panca Waluya. Kegiatan ini berlangsung pada 2–3 Februari 2026. Selain itu, seluruh fasilitator SMA SAC mengikuti pelatihan secara intensif.
Pelatihan ini menghadirkan pemateri berpengalaman, yaitu Abdul Syukur, S.Pd., M.Pd., dan Ahmad Kamaluddin Afif, S.Pi., M.M., Gr. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kualitas fasilitator.
Komitmen Memperkuat Pendidikan Karakter
Pelatihan ini merupakan bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Oleh karena itu, tujuannya sangat jelas. Program ini dirancang untuk membentuk generasi yang tangguh dan berakhlak mulia.
+
Nilai-Nilai Pelatihan Panca Waluya dalam Pembelajaran
Para fasilitator mendalami lima pilar utama Panca Waluya. Pertama, Cageur yang berarti sehat secara fisik dan mental. Kedua, Bageur yang menekankan perilaku baik.
Selanjutnya, Bener yang berarti jujur dan dapat dipercaya. Selain itu, Pinter menunjukkan kecerdasan. Terakhir, Singer menekankan keterampilan dan kreativitas.
Dengan demikian, nilai-nilai ini menjadi dasar dalam setiap aktivitas pembelajaran.
Implementasi melalui Program Gapura Panca Waluya
Implementasi nilai Panca Waluya dilakukan melalui program Gapura Panca Waluya. Melalui program ini, siswa dibiasakan menjalani kebiasaan positif. Misalnya, membawa bekal sehat sesuai prinsip PHBS.
Di sisi lain, siswa juga dilatih untuk disiplin dan bertanggung jawab. Oleh sebab itu, pembentukan karakter tidak hanya teori. Sebaliknya, nilai-nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Akhirnya, dengan fasilitator yang lebih siap, siswa dapat berkembang secara optimal. Dengan demikian, Sekolah Alam Cikeas terus berkomitmen mencetak generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

