
Mengapa Satu Metode Belajar Tidak Lagi Cukup untuk Semua Siswa? Selama bertahun-tahun, sistem pendidikan kita sering terjebak dalam pendekatan “satu ukuran untuk semua”. Padahal, setiap siswa memiliki cara unik dalam menyerap informasi. Memaksakan satu metode tradisional hanya akan membuat banyak anak merasa tertinggal atau cepat jenuh. Di sinilah teori Multiple Intelligences hadir sebagai solusi jitu.…
Kembali Arti Keramahan di Era Modern Di era digital yang serba cepat saat ini, makna keramahan sering kali tereduksi menjadi sekadar formalitas basa-basi atau deretan emoji dingin di layar ponsel. Namun, apakah sapaan santun saja sudah cukup untuk membangun koneksi manusiawi yang tulus? Memaknai kembali keramahan berarti melihatnya sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap sesama dan…
Menyaksikan Qurban di Hari Ketiga yang Paling Tenang Ada sesuatu yang berbeda saat saya tiba di Sekolah Alam Cikeas pada hari ketiga Idul Adha 2026. Hari terakhir. Tidak terlalu ramai. Tidak penuh hiruk-pikuk seperti hari pertama. Tetapi justru di situlah suasananya terasa lebih dalam. Udara pagi masih dingin. Rumput basah oleh embun. Anak-anak berlarian kecil…
Sekolah Alam Cikeas – Dalam upaya mengawal tumbuh kembang putra-putri terbaik secara holistik, SM Sekolah Alam Cikeas menggelar kegiatan konsultasi rapor yang melibatkan tiga pilar penting pendidikan: orang tua, siswa, dan guru (mentor/pamong). https://www.instagram.com/reel/DX8EjdxTTeL/?utm_source=ig_web_button_native_share&igsh=MzRlODBiNWFlZA%3D%3D Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 28 dan 29 April 2026 ini tidak dirancang sebagai ajang seremonial pembagian nilai semata. Setiap siswa…
🌿 Kabar Baik untuk Pelajar Jawa! Yayasan Bhakti Suratto membuka Beasiswa tingkat SMA, GRATIS 100%! Bogor, Jawa Barat – Ada kabar menggembirakan bagi para lulusan SMP/Mts dan sederajat di Pulau Jawa yang bercita-cita tinggi namun terkendala biaya. Sekolah Alam Cikeas bersama Yayasan Seribu Cita-cita Anak Yatim dan Dhuafa resmi membuka pendaftaran program beasiswa Taruna Yatim…
Penerapan lubang biopori membuktikan bahwa langkah sederhana dapat menjadi solusi nyata dalam menjaga ketersediaan air tanah saat musim kemarau melanda.
Sekolah Alam Cikeas hadir sebagai oase hijau di tengah kehidupan urban. Terletak jauh dari kebisingan kota, sekolah ini menawarkan lingkungan asri dan bersih.
Fenomena El Niño membawa ancaman serius berupa kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di berbagai wilayah Indonesia. Penurunan curah hujan drastis menyebabkan sumber air menyusut, mengancam ketahanan pangan, serta mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Pelatihan Panca Waluya di Sekolah Alam Cikeas Sebagai langkah nyata, Sekolah Alam Cikeas (SAC) menggelar pelatihan karakter Panca Waluya. Kegiatan ini berlangsung pada 2–3 Februari 2026. Selain itu, seluruh fasilitator SMA SAC mengikuti pelatihan secara intensif. Pelatihan ini menghadirkan pemateri berpengalaman, yaitu Abdul Syukur, S.Pd., M.Pd., dan Ahmad Kamaluddin Afif, S.Pi., M.M., Gr. Dengan demikian,…
Sebanyak 19 siswa Sekolah Alam Cikeas dari berbagai tingkat kelas (8 hingga 12) telah berangkat mengikuti program Student Exchange Australia. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 22 Agustus hingga 1 September 2025 ini bertempat di Lara Secondary College, Victoria, Australia. Rombongan didampingi langsung oleh Kepala Sekolah Menengah, Bapak Harfizal, dan Kepala Sekolah Dasar, Ibu Ely Yuniawati.…
Search
ARSIP